ads here

Keunikan Produk UKM di Pameran Dinas Koperasi dan UKM DIY

advertise here

         
            “Fashion Istimewa adalah dua kata bermakna bagi saya saat membaca pamflet pameran produk UKM DIYdi instagram, yang membuat saya bergegas pancal gas untuk mengunjungi pameran produk yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi UKM DIYogyakarta di hari Jumat, 2 Maret 2019 di Piramid, jalan Perintis Km 5,5 Bantul.”
Pintu Masuk "Gelar Produk Craft dan Fashion"
(Dok.Pri)

            22-23 Maret 2019- Dinas Koperasi dan UKM DIY menyelenggarakan pameran, “Gelar Produk Craft dan Fashion”. Pameran ini diselenggarakan di Piramid Bantul pada 22-23 Maret 2019, mulai buka jam 9 pagi sampai jam 4 sore. Pameran ini diikuti oleh lebih dari 20 UKM Craft dan Fashion Unggulan, terbukti dengan kualitas produk yang saya lihat rata-rata di masing-masing stand Brand UKM memiliki ciri khas yang unik.
            Berikut beberapa produk yang saya amati di Pameran UKM yang tergabung dalam PLUT-KUMKM DI Yogyakarta :

1. Outer Ecoprint by Mulfa Colection
Saat saya berfoto mengenakan outer dari Mulfa Collection
(Dok.Pri)

Saat welfie bersama Mbak Ulfa (owner Mulfa Collection)
(Dok.Pri)


Nuansa display pameran Mulfa Collection
(Dok.Pri)

Sebuah penerapan karya yang tepat, unik juga energik. Sekilas saya melihatnya langsung terpana untuk mencoba mengenakannya, bersegera saya ijin kepada owner,”Mbak, outernya cantik.....boleh aya coba mengenakanya?”, Langsung dijawab oleh sang owner yang bernama Mbak Ulfa,”Boleh sekali mbak, Mari saya fotokan”. Alhamdulillah dalam hati sy sangat ingin mencoba mengenakan outer tersebut dan mendapatkan ijin langsung dari Mbak Ulfa, bahkan mbak Ulfa juga menawarkan untuk mengambilkan foto saya saat mengenakan outer produksinya. Setelah berfoto, kami mengobrol tentang produk-produk buatannya.
Ecoprint kolesi dari Mbak Ulfa ini diproduksi menggunakan daun-daunan dengan teknik print daun ke kain dengan cara menumbuk daun pada lembaran kain kemudian direbus dan difiksasi dengan tiga pengunci pewarna alam yang juga biasa digunakan untuk fiksasi batik. Bahan untuk fiksasi ecoprint adalah Tawas, Kapur dan Tunjung yang bisa menghasilkan warna lebih pekat dan awet. Jadi ecoprint menjadi lebih ramah lingkungan karena menggunakan bahan pewarna alam dan nyaman di kulit. Selain itu, motifnya sangat Unik karena motif dapat menyerupai bentuk daun juga serat-serat nya yang membuatnya semakin cantik juga menarik.
instagram    : Mulfa Eco Print
22. Kain Batik Tulis
Saat melihat batik tulis di pameran produk UKM ini membuat saya terpana dengan kualitas cantingan/batik yang dibuat oleh salahsatu pengrajin batik tulis yang berasal dari Giriloyo, imogiri Bantul. Hasil cantingan yang halus terlihat dari, hasil outline canting yang lebarnya konsisten dan keluwesannya sangat terlihat. Rapi juga membuat karya batik nya menjadi sangat menarik untuk ku mengenakannya.
33.  Kain Jumputan by Mekar Abadi
Jumputan dan craft dari Mekar Abadi memiliki keunikan titik-titik yang dihasilkan dari teknik ikatan pada proses pembuatan kain jumputan. Namun, di Mekar Abadi kualitas jumputannya lebih unik karena adanya proses pengulangan warna saat teknik mengikatnya sehingga warna yang terjkandung dalam prok jumputannya lebih bervariasi. Mekar abadi bisa dikunjungi di Maguwo, RT.15, Wonocatur, Desa/Kecamatan Banguntapan, Bantul 55198.
Whatsapp      : 08985120990/082135591388
Instagram      : mekarabadi
E_mail            : mekarabadijumputan@gmail.com

4 4. Batik Kayu by Kolek Sanggar Rama Shinta
Berbagai produk batik kayu koleksi dari Sanggar Rama Shinta menjadi salahsatu produk yang unik, diantaranya adalh sendok batik kayu, piring batik kayu, nampan batik kayu dan bentuk lainnya. Unik, peneran batik pada kayu dan bernilai seni tinggi seperti batik.
Koleksinya bida ditemui di:
Instagram   : @sanggar_ramashinta
Blog            : sanggar-rama-shinta.blogspot.com
Alamat        : Krebet RT.05, Sendangsari, Pajangan, Bantul, Yogyakarta 55751
5 5.  Buket Bunga

Produk buket bunga dari Plastik Bekas
(Dok.Pri)

Buket bunga yang saya amati ini unik sekali karena terbuat dari plastik kresek bekas yang diolah menjadi bunga-bunga cantik dengan ketrampilan dan ketlatenan pengrajin. Motivasi memprosuksi hiasan bunga tersebut adalah untuk mengurangi limbah plastik dan menjadikan leingkungan lebih bersih dan indah sehingga bisa menghasilkan karya kerajinan yang unik.  
Demikian cerita saya saat mengamati keunikan produk yang dipamerkan di pameran Dinas Koperasi dan UKM DIY. Semoga produk UKM Jogja dapat dipaskarkan di tingkat Nasional dan Internasional kedepannya, Amiin.
Salam Cinta Produk Negeri ~^~ Arni Alisha


2 komentar

avatar

Buket bunga plastik? Jadi pengen pegang deh Mbak 😄

avatar

Iyaaa... Cobak ksana mbak nanti hehe, hasil bunga2nya baguas hehe

Click to comment