Travel Batik

Sabtu, 07 Juli 2018

Press Release Penyerahan Hadih MTQ Syaamil dan Pengenalan Program Tabuba di Rumah Syaamil Quran Sleman


            Saat kecil dilingkungan rumah tempat tinggalku sangat ramai dengan canda-candaan anak-anak sampai sekarang. Meskipun pernah mengalami perpindahan rumah, namun suasana rumah lama dan rumah baru tidaklah berbeda jauh. Setiap hampir senja dengan terdengarnya suara Adzan Ashar berkumandang, anak-anak sekitar rumah bergegas untuk mandi bersiap menyiapkan sepeda kesayangannya dan berangkat ke masjid. Syahdu rasanya hampir setiap hari melakukan hal tersebut di masa kecil dan sangat bahagia dengan saat ini sering melihat para sepupu yang masih kecil dan para anak tetangga bersemangat mencari ilmu di TPA.
   
Penyerahan hadiah kepada dek Dandan sebagai pemenang Juara 1 MTQ Syaamil Kategori Anak
         
Belajar membaca Al-Quran menjadi budaya yang wajib dilakukan sejak dini. Seringkali para orangtua mengenalkan Al-Quran sejak anak mulai bisa memahami cara belajar yang tepat sekitar usia 6 tahun. Meskipun tidak semua orangtua mempunyai strategi mengenalkan Al-Quran kepada anak dengan cara yang sama. Tak sedikit pula orangtua mengajarkan Al-Quran kepada anaknya sejak ia masih dalam kandungan ataupun masih dalam bentuk janin yang sangat kecil. Demikian mengharapkan agar anak saat lahir nanti akan lebih mudah menghafal Al-Quran ataupun memahaminya.
          
Nuansa pembukaan kegiatan Press Relase di Rumah Syaamil Quran sleman

  Ngobrolin tentang belajar Al-Quran, Alhamdulillah hari kamis tanggal 5 Juli 2018 lalu, aku juga bersama 4 teman blogger lainnya berkesempatan menghadiri Press Release “Penyerahan Hadiah Juara Umum MTQ Syaamil serta Mengenalkan Program ‘Tabuba’ kepada Masyarakat” di Rumah Syaamil Quran Sleman yang beralamat di Pogung Dalangan 27b (depan Masjid Pogung Raya), Sinduadi, Mlati, Sleman. Kegiatan tersebut diantaranya adalah:
1.    Penyerahan Hadiah Juara Umum (MTQ Syaamil)
2.    Kegiatan Pembelajaran Tabuba (Tahfidz Ibu dan Balita)
3.    Simulasi peserta didik hasil belajar “Tabuba”
Penyerahan hadiah pemenang Video Kreatif kepada Ibu Ully Theristawati

Ceremonial penyerahan Hadiah Juara Umum MTQ Syaamil dibuka dengan pembukaan dan sambutan dari (Tuan Rumah Syaamil Quran Sleman yakni Ibu Ully dan dari Syaamil Quran Pusat).  Pemenang Juara umum MTQ Syaamil ialah Dandan Nir Ruasji perwakilan Rumah Syaamil Quran Sleman. Dandan masih berusia 10 tahun, namun sudah menjadi inspirasi bagi anak muslim lainnya untuk terus menghafal Quran dan membacanya dengan indah. Nyaring membuat suasana hening dan meinding, itulah yang sempat kurasakan saat mendengarkan sosok Dek Dandan sang juara MTQ Syaamil. Kecil-kecil sudah pandai berdakwah, semoga kelak menjadi pemimpin negeri yang mampu mengayomi dengan jalan dakwah yang dipilihnya.
Apa itu MTQ Syaamil Quran? Kegiatan tingkat nasional yang diadakan oleh perusahaan penerbitan Qoran PT. Sygma Examedia Arkanleema atau Syaamil Quran. Peserta berasal dari seluruh perwakilan Rumah Syaamil Quran se-Indonesia yang berjumlah 141 Rumah Syaamil Quran. Target peserta kegitan ini adalah anak usia (SD, SMP, dan SMA). Kegiatan ini dilakukan karena Syaamil Quran berharap generasi muda saat ini menjadi generasi Qur’ani, berprestasi dan semakin mencintai Al-Quran.
Kegiatan MTQ Syaamil dilaksanakan mulai tanggal 17 Mei sampai 10 Juni 2018 dengan jumlah peserta mencapai 163 peserta, yakni 134 peserta kategori anak dan 29 peserta kategori remaja. Pemenang lomba diumumkan pada  tanggal 25 Juni 2018, diantaranya adalah:
A.   Kategori Anak
1.    Juara 1     : Dandan Nir Ruasji perwakilan Rumah Syaamil Quran Sleman
2.    Juara 2     : Salsabila Tirta Adyani perwakilan Rumah Syaamil Quran Sukoharjo
3.    Juara 3     : Melkya Khailana Tantri perwakilan Rumah Syaamil Quran Sampang
B.   Kategori Remaja
1.    Juara 1     : M. Aziden Herlambang perwakilan Rumah Syaamil Quran Malang
2.    Juara 2     : Hajratun Nisa’ perwakilan Rumah Syaamil Quran Tebing Tinggi
3.    Juara 3     : muhammad Hanif Ibadurrahman perwakilan Rumah Syaamil Quran Penghegar
C.   Video Kreatif
Rumah Syaamil Quran Sleman ( Ibu Ully Theristawati)
D.   Juara Umum
Rumah Syaamil Quran Sleman (Ibu Ully Theristawati)
            Rumah Syaamil Quran Sleman yang merupakan salah satu outlet resmi distributor produk Syaamil Quranmempunyai beberapa program kegiatan pembelajaran Quran, diantaranya adalah: baca, tulis, hafal, tafsir serta kajian Al-Quran. Pemiliki Rumah Syaamil Quran ialah Ibu Ully Theristawati yang menjadi pemenang Juara Umum dan pemenang video kreatif.
Kegiatan Tabuba sedang berlangsung di Rumah Syaamil Quran Sleman

            Kegiatan Tabuba( Tahfidz Ibu dan Balita) diikuti oleh ibu dan anak berusia 1-5 tahun, dengan demikian ibu dan anak dapat bersama belajar tahfidz dengan ibu dan anak yang lainnya. Kegiatan ini diharapkan dapat mempermudah ibu dalam mendampingi anak juga bisa sekaligus belajar tentang Quran. Sedangkan Talia (Tahfidz Belia) diperuntukkan anak-anak usia 6-12 tahun dan Taminah (Tahfidz dan tahsin muslimah). Diantara program tersebut, yang menjadi program unggulan adalah Tabuba yakni dilaksanakan 2x dalam satu minggu.
            Proses pembelajaran Tabuba:
1.    Balita        : talaqi mulai juz 30, belajar huruf hijaiyah, membaca Qur’an question dan answer.
2.    Orangtua : materi seputar kerumahtangan dan parenting.
Video pendek pasca kegiatan di Rumah Syaamil Quran Sleman

Informai lebih lanjut tentang kegiatan ke Quranan di Rumah Syaamil Quran Sleman, silahkan menghubungi:
Ibu Ully Theristawati
Beralamat di Pogung Dalangan 27b ( depan Masjid Pogung Raya), Sinduadi, Mlati Sleman, Yogyakarta, 55284
Konta : 085730342136

Selasa, 03 Juli 2018

Kolaborasi Musik dan Batik



Indonesia merupakan negara yang  memiliki beragam seni dan budaya, salah satunya adalah seni kerajinan dan seni musik. Seni kerajinan  adalah sesuatu yang berkaitan dengan ketrampilan tangan dalam  proses pengerjaannya. Seni kerajinan ini dikenal sebagai seni terapan yang unik dan berkualitas tinggi karena penciptaannya melalui proses dan pemikiran yang matang. Sedangkan seni musik adalah seni yang berhubungan dengan adanya bunyi yang dihasilkan oleh adanya melodi, harmoni dan ritme untuk menghasilkan kepuasan tersendiri untuk pencipta maupun pendengarnya. Sekarang seni kerajinan dan musik tumbuh dan berkembang atas dorongan kebutuhan bersama dalam hal budaya maupun ekonomi. Seni tersebut memiliki beragam bentuk dan rupa, salah satunya adalah batik dan pertunjukan (musik hiburan atau jazz) .                                             
    Saat ini telah banyak inovasi dan pengembangan teknik pembuatan batik mengikuti perkembangan dan kemajuan teknologi tekstil. Pembuatan batik yang digunakan pada industri batik, toko-toko batik dan para pengrajin batik sangat beragam diantaranya adalah teknik tulis, cap, colet, printing/ sablon, ciprat lidi, ciprat sendok dan kuas.
       Dari berbagai teknik tersebut, memunculkan motif yang berbeda-beda; teknik tulis dalam pembuatannya menggunakan canting dan menghasilkan motif detail sesuai motif yang diinginkan, teknik cap dalam membatik menggunakan canting cap dari tembaga dan menghasilkan motif sesuai bentuk canting cap, teknik celup ikat dalam pembuatannya dengan cara mengikat kain dengan kelereng dan menghasilkan motif bulat bercak seperti bunga, teknik colet dalam pewarnaannya menggunakan kuas dan menghasilkan motif yang memiliki beragam warna, teknik printing dalam pembuatannya menggunakan mesin pabrik atau proses sablon manual yang menghasilkan motif sesuai dengan desain, teknik ciprat lidi dalam pembuatannya lidi sebagai canting untuk memunculkan motif dan menghasilkan motif garis tak merata yang dimunculkan dari cipratan lidi, teknik ciprat sendok dalam pembuatannya menggunakan sendok dalam memunculkan motif kemudian dicipratkan pada kain dan menghasilkan motif bulat abstrak sedangkan teknik kuas dalam membatiknya menggunakan kuas yang digoreskan pada kain dan menghasilkan motif batik abstrak yang unik.           
Dari berbagai teknik tersebut memunculkan ide bagi penulis untuk menciptakan teknik baru yakni teknik kibasan sabut kelapa. Teknik ini menghasilkan motif bercak-bercak tidak beraturan sesuai dengan karakter sabut kelapa yang dimunculkan dari pengibasan kuas sabut kelapa yakni kuas Mekar dan Gandeng. Kuas sabut kelapa Mekar dan Gandeng tidak dijual dipasar ataupun di toko-toko karena diciptakan khusus untuk membatik dan merupakan kuas baru sebagai pengganti fungsi canting dalam membatik.
            Demikian menimbulkan inisiatif kami selaku  Pemuda Kreatif 2017 untuk mengkolaborasikan antara batik dan musik setelah mendapatkan pengarahan dalam pembekalan duta pemuda kreatif yang diadakan oleh kemenpora saat ini. Bentuk dari inisiatif kami dikemas dalam perencanaan pertunjukan music hiburan dan batik bertajuk “Jazz Batik”.