ads here

Pemilihan Duta Batik Singosaren Banguntapan oleh Duta Pemuda Kreatif 2017 asal Yogyakarta

advertise here


BAB 1
PENDAHULUAN

Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebudayaan, adat istiadat dan kearifan lokal. Setiap daerah di Indonesia memiliki budaya, bahasa, adat istiadat, dan kearifan lokal yang berbeda satu sama lain, namun dapat hidup berdampingan dengan baik, rukun, saling menghormati dan menghargai antara satu dengan yang lainnya. Salah satu warisan nenek moyang atau kearifan lokal yang selalu di lestarikan dan dijaga adalah budaya batik.
Batik pada zaman dahulu disebut ambatik yang berasal dari kata Amba dan tik diambil dari bahasa Jawa, yang berarti menulis titik. Batik adalah kain yang dilukis dengan canting dan cairan lilin malam sehingga dapat membentuk lukisan-lukisan bernilai seni tinggi di atas kain mori. Definisi lain dari batik berasal dari kata titik, yang ditambah dengan kata mba sehingga menjadi mbatik. Akhirnya batik diartikan sebagai seni membuat titik, atau menitik, karena garis dan motif yang dihasilkan oleh canting (alat pembuat batik) selalu terdiri dari sebuah titik.
Batik bukan hanya sekedar corak yang digambar oleh seniman batik. Batik memiliki makna yang sangat dalam dengan makna yang tersirat seperti sebuah pesan yang tersembunyi di dalam gambar. Motif-motif batik tidak lepas dari pandangan hidup pembuatnya, dan pemberian namanya pun berkaitan dengan suatu harapan. Contoh: batik Kawung memiliki makna penggambaran bahwa itikad yang baik dan bersih itu merupakan sebuah ketetapan hati yang tidak perlu diketahui oleh orang lain. Batik Hokokai dipengaruhi oleh penjajah Jepang di Indonesia yang menyimpan sebuah cerita di setiap goresan batiknya. Batik memiliki beberapa motif, yaitu: Batik motif klasik, batik motif pesisir, dan batik motif kontemporer. Pembuatan batik juga beragam, terdapat lima jenis atau cara dalam membuat batik, yaitu: Batik tulis, batik cap, batik cetak sablon, batik print, dan batik lukis.
Demikian menimbulkan inisiatif salah satu Duta Pemuda Kreatif Indonesia 2017 Bidang Fashion  Batik yakni Sumarni Alisha Aprilia yang berasal dari Yogyakarta dan bertempat tinggal di Bantul tepatnya di Desa Singosaren, untuk menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Membatik dan Pemilihan Duta Batik Singosaren. Kegiatan tersebut memiliki tujuan untuk melestarikan budaya membatik dan mengenakan batik dengan disadari oleh rasa cinta budaya batik oleh para pemuda desa Singosaren.
Pelatihan membatik di Desa Singosaren ini juga bertujuan untuk mendongkrak minat pemuda dalam menambah skill ketrampilan untuk dapat dikembangkan dengan harapan dapat menjadi agen dalam menambah pendapatan dimasa depan yakni dalam bidang kewirausahaan. Demikian dapat menjadi pelopor dan menginspirasi pemuda yang lainnya untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif sebagai pemuda berbudaya.








BAB II
RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN


No.
Nama Kegiatan
Waktu
Target Peserta
Pemateri
Fasilitas
1.
Pelatihan Membatik
Sabtu, 9 Desember  2017
Pukul 09.00-15.00 WIB
40 orang
Sumarni Alisha Aprilia
Perlengkapan Membatik
2.
Diskusi Seputaran Batik
(Seleksi tidak langsung pada peserta)
Sabtu, 9 Desember 2017
Pukul 15.30-16.30 WIB
40
Sumarni Alisha Aprilia
Modul Membatik
3.
Pelatihan Catwalk
Minggu, 10 Desember 2017
Pukul 08.30-09.30 WIB
25
(Finalis Duta)
Juri
Selempang, ilmu Pelatihan, Konsumsi, Transport
4.
Seleksi Tahap Final Pemilihan Duta Batik Singosaren
Minggu, 10 Desember 2017
Pukul 09.30-14.00 WIB
25
(Finalis Duta)
Juri
Selempang, ilmu Pelatihan, Konsumsi, Transport


            Semua rangkaian acara Pemilihan Duta Batik Singosaren dilaksanakan di Balai Desa Singosaren.





BAB III
PELAKSANAAN KEGIATAN



1.      Pelaksanaan Kegiatan pada hari Sabtu, 9 Desember 2017

No.
Pukul
Acara
1.
09.00-15.00 WIB
Pelatihan Membatik oleh Sumarni Alisha Aprilia
2.
15.30-16.30 WIB
Diskusi Seputaran Batik oleh Arni dan Hanggar



2.      Pelaksanaan Kegiatan pada hari Minggu, 10 Desember 2017

No.
Pukul
Acara
1.
08.00 – 08.30
Registrasi Peserta + pengisian formulir pemilihan Duta Batik Singosaren
2.
08.30 - 09.00
Pemaparan seputar Batik oleh Arni
3.
09.00 – 09.30
Pelatihan Cat Walk oleh Steffan dan Syafira
4.
09.30 – 13.30
Wawancara peserta dihadapan Juri bergilir
(Peserta yang menunggu giliran, diperbolehkan praktik membatik)
5.
13.30
Penutup

            Berdasarka rangkain acara tersebut dan hasil penilaian dari Juri, telah dipustuskan bahwa Sepasang Duta Batik Singosaren adalah :

1.      Hanggar (PUTERA)
2.      Annisa Yuli (PUTERI)

BAB IV
REALISASI ANGGARAN BIAYA

1.      Fasilitas Peserta


No.
Keterangan
Rupiah
1.
25 Selempang
Rp. 1.500.000,-
2.
25 PIN
Rp.    650.000,-
3.
25 Paket Snack
Rp.    150.000,-
4.
25 Paket Makan
Rp.    500.000,-
5.
2 Hadiah Pemenang
(2 potong kain batik tulis)
Rp. 2.000.000,-
6.
25 Transport Peserta
Rp.    250.000,-
7.
25 Kain Scarf
Rp.    408.000,-
         
                 TOTAL            Rp. 5.458.000,-


2.      Pengeluaran Kepanitiaan

No.
Keterangan
Rupiah
1.
Cetak Banner
Rp.    48.000,-
2.
10 Paket Konsumsi
Rp.  300.000,-
3.
3 transport Juri
Rp.  300.000,-
4.
Perlengkapan Membatik
Rp.  500.000,-
            TOTAL               Rp. 1.148.000,-

3.      Total Anggaran yang dikeluarkan  Rp. 5.458.000,-
                                                            Rp. 1.148.000,-
 

Total                                                   Rp. 6.606.000,-                                         







BAB V
PENUTUP

Terselenggarannya Pelatihan Membatik dan Pemilihan Duta Batik Singosaren ini dinyatakan telah terlaksana dengan baik dan berikut adalah hasil Dokumentasi dan Nota Anggaran dari Pelaksanaan kegiatan (Lampiran).

Yogyakarta, 14 Desember 2017
Penanggung Jawab Kegiatan,


Sumarni Alisha Aprilia, S.Pd.
Duta Pemuda Kreatif Indonesia 2017












2 komentar

avatar

Laporan diterima.... :)

avatar

hehehehe buat tambhan isi blog aja ini xixixxi

Click to comment