Travel Batik

Kamis, 09 Februari 2017

Batik Plesiran (BATIK OF COCONUT OF FIBER BRUSH )

(Batik Plesiran with Natural Dyes Colors)
Dok.Pri 

Nama Karya                   : “Batik Plesiran”
Motif                              : Karya terdiri dari gabungan motif sigap, bendul, kibas, lengar, dan cecek
Ukuran                           : 110 cm x 250 cm
Media                             : Primisima Kereta Kencana
Teknik pewarnaan          : Celup warna alam buah jalawe, pengunci warna tunjung, menggranit, mencanting, tutup, celup warna alam kayu tingi, pengunci warna gamping, dan injet.


a.    Aspek Fungsi
Karya batik Plesiran  ini berfungsi sebagai bahan perwujudan karya  dalam  menerapkan motif kibasan sabut kelapa kombinasi teknik tulis. Batik ini berfungsi untuk mengenalkan motif sigap, bendul, kibas, lengar dan cecek yang disusun menyebar sehingga menjadi pola batik yang variatif dan nantinya akan digunakan untuk busana tunik.

b.   Aspek Bahan
Aspek bahan sebagai media pembuatan karya yaitu menggunakan kain kereta kencana dengan panjang 110 cm x 250 cm. Sedangkan aspek bahan dalam proses pewarnaan yang digunakan adalah zat pewarna alam yakni ekstraksi kayu tingi dan jalawe. Pewarnaan alam dilakukan dengan teknik pencelupan.

c.    Aspek Estetika
Aspek estetis yang terdapat pada beberapa motif batik baru yang disusun secara berderet sehingga membentuk desain batik yang dinamis. Namun dalam proses pembatikannya batik ini dibatik menggunakan teknik mengibaskan kuas mekar dan gandeng yang menghasilkan motif unik dan estetik. Karakter setiap motif pada batik ini memiliki ciri khas yang ditimbulkan dari kibasan kuas sabut kelapa sesuai dengan bentuk pola perkiraan yang sudah disiapkan.

Makna motif siba pada batik ini menggambarkan seseorang yang suka perjalanan. Perjalanan yang dimaksud disini adalah suatu perjalanan di tempat-tempat wisata alam yang dapat dinikmati keindahan, kesejukan dan rasa syukur betapa luar biasanya Tuhan telah menciptakan dunia dan seisinya. Motif lengkungan menjalar ini memiliki makna perjalanan yang ditempah oleh seseorang yang suka perjalanan biasanya medan jalannya berkelok-kelok dan ekstrim sehingga membutuhkan keberanian dan kecakapan berkendara dalam perjalanannya.

By Arni Alisha (Sumarni Alisha Aprilia)

Batik Pitakonan (BATIK OF COCONUT OF FIBER BRUSH )





Batik Pitakonan with Natural Dyes Colors
(Dok.Pri)


                        Nama Karya                : “Batik Pitakonan”
            Motif                           : Karya terdiri dari gabungan motif takon, telu, kibas dan ukel
                        Ukuran                         : 110 cm x 250 cm
                        Media                          : Primisima Kereta Kencana
           Teknik pewarnaan       : Celup warna alam buah jalawe, pengunci warna tunjung,          menggranit, mencanting, tutup, celup warna alam kayu tingi, pengunci warna gamping dan injet.
a.    Aspek Fungsi
Karya batik Pitakonan ini berfungsi sebagai bahan perwujudan karya  dalam  menerapkan motif kibasan sabut kelapa kombinasi teknik tulis. Batik ini berfungsi untuk mengenalkan motif kibas dan tempel yang disusun menyebar sehingga menjadi pola batik yang variatif dan nantinya akan digunakan untuk bahan busana tunik.

b.   Aspek Bahan
Aspek bahan sebagai media pembuatan karya yaitu menggunakan kain kereta kencana dengan panjang 250 cm x 110 cm. Sedangkan aspek bahan dalam proses pewarnaan yang digunakan adalah zat pewarna alam yakni ekstraksi kayu tingi dan jalawe. Pewarnaan alam dilakukan dengan teknik pencelupan.

c.    Aspek Estetika
Batik merupakan karya seni yang dalam teknik pembuatannya beraneka ragam dan motif yang digunakan adalah bebas. Batik Pitakonan ini memiliki makna yang digambarkan oleh beberapa motif yang terkandung didalamnya. Motif takon yang terdapat pada batik ini diambil dari istilah Jawa yang berarti pertanyaan. Motif telu yang juga terdapat pada karya batik ini dalam istilah Jawa memiliki arti “tiga”.

Sehingga Batik Pitakonan ini menggambarkan tiga buah pertanyaan yang sering muncul pada saat orang pertama kali berkenalan dengan seseorang yaitu:
1.      Siapa namamu ?
2.      Dari mana asalmu ?

3.      Berapa nomor hp mu ?

Demikian yang menjadi alasan pemberian nama untuk Batik Pitakonan ini, seringnya bersosialisasi di masyarakat menginspirasi saya untuk menceritakan pengalaman pertaa kali dengan seseorang dalam bentik batik tulis variasi teknik kibasan sbaut kelapa dengan warna alam dan menghasilkan kain batik klasik yang seperti ini.
by Arni Alisha (Sumarni Alisha Aprilia)